MENU BLOG

Minggu, 18 Maret 2012

Novel DANUR - Risa Saraswati

Oke, kali ini gue bakal ngebahas tentang Teh Risa.
(dalam bahasa sunda, Teteh = kakak)
Teteh Risa ini seorang penulis dan penyanyi.
Kereen ya?? Iya, emaang keren.
Gue ga tau bener ato enggak, tapi Teh Risa ini bisa ngeliat dan komunikasi sama makhluk-makhluk yang ada didunia lain. Yups, i know that you'll know what i mean.

Berawal dari hobi gue yang emang doyan banget sama novel.
Sekitar pertengahan bulan februari kemarin, gue mutusin buat nyalurin hobi gue.
Yeaahh, ke Gramedia, berburu novel baru yang keren. hahahaha

Pas lagi milih-milih novel mana yang bakal gue beli, tiba-tiba mata gue tertuju sama satu buku.
Gue ambil buku itu, gue baca pelan judulnya "DANUR".
Gue ga ngerti deh itu artinya apaan. Lagian semua bukunya masih terbungkus plastik, jadi gue ga bisa baca detail jalan ceritanya, new arrival nih pasti.
Setelah gue baca sinopsisnya di belakang buku itu, rada merinding sih, rasanya udah ngeri duluan.
Gue yang notabene takut banget sama yang berbau dunia lain itu pun memutuskan untuk tidak membelinya. Setelah cukup lama berkeliling, gue nemu jg novel yang gue cari.
Dan balik lagi ke tempat novel yang tadi. Iya, gue balik lagi ngambil novel DANUR itu. Gue penasaran banget sama isinya. Udah tau kalo gue ini takut banget sama hal-hal kayak gitu, tapi ga tau kenapa gue pengen banget beli buku itu.


Lo coba baca aja kutipan kalimat yang ada di cover DANUR. Merinding ga lo? Gue sih langsung merinding.
Entah ini bener-bener novel horor atau kisah nyata penulis, gue gak tau.
Tapi disalah satu komen pembaca, bang Soleh Solihun, seorang Jurnalis Rolling Stone Indonesia mengatakan:


Laahh, harusnya gue tambah merinding setelah baca itu komen, tapi ini gue mlah makin penasaran.
Dengan tekad yang bulat, gue beli deh tu buku.

Butuh waktu yang cukup lama buat gue untuk nyelesein novel DANUR.
Kalian pasti penasaran apa sih arti Danur. Danur adalah air yg keluar dr bangkai (mayat) yg sudah membusuk. Di dalam novel ini juga dijelasin kok apa arti DANUR :)

Dalam novel itu ada beberapa cerita Risa (si penulis dan juga menjadi tokoh utama dalam novel itu) dengan mereka yang tidak terlihat.
Kalo baca buku ini, ga berani deh gue baca malem-malem, sumpah GAK BERANI :(

Jadi inti ceritanya gini, teh Risa itu punya kelebihan yang sangat spesial, yang sudah melekat padanya sejak kecil. Teh Risa ini bisa melihat dan berkomunikasi dengan makhluk-makhluk yang tidak terlihat. Banyak orang-orang disekelilingnya yang menganggap dia aneh karena sering berbicara pada tembok. Yah, tembok, kita melihat dia berbicara pada tembok, namun yang dilihat Teh Risa bukanlah tembok yang bisa bicara, melainkan sosok makhluk-makhluk yang tidak terlihat.
Dan diantara semua pengalamannya bertemu dengan mereka, Teh Risa banyak nemuin hikmah berharga.

Ga cuma itu, sejak kecil teh Risa juga punya 5 sahabat dari dunia lain, mereka adalah Peter, William, Hans, Hendrick, Janshen. Kelima sahabatnya itu adalah anak-anak kecil keturunan bangsa Belanda yang meninggal dengan cara yang mengenaskan. Mereka berlima adalah korban dari kekejaman Bangsa Jepang sewaktu mengusir Belanda dari Bumi Pertiwi ini. Dengan cerita yang berbeda-beda, mereka semua meninggal akibat tebasan pedang dari orang Jepang. Sesekali mereka berlima menunjukkan wujud asli mereka, wujud asli yang akan membuat siapapun merinding ketakutan, sosok anak kecil yang merintih kesakitan karena kehilangan kepala mereka, darah berceceran dimana-mana, membuat bau yang cukup menyengat. Ya, begitulah. Namun, Teh Risa tetap bersahabat dengan mereka berlima, kemanapun mereka selalu bersama.
Sampai akhirnya suatu ketika kelima sahabatnya itu menghilang, Teh Risa menjadi tak bersemangat.

Sejak sahabat-sahabatnya itu menghilang, dia menjadi sangat sedih dan selalu berharap mereka akan muncul lagi dihadapannya. Namun, beberapa tahun telah berlalu sahabatnya itu belum juga kembali. Kekosongan itu terisi dengan cerita lain Teh Risa dengan makhluk-makhluk yang tidak terlihat lainnya.
Sampai pada akhirnya Risa kecil pun tumbuh menjadi Risa yang dewasa.
Dia sangat senang bernyanyi dan memulai karirnya bernyanyi dari satu kafe ke kafe lain, sampai akhirnya Teh Risa pun rekaman. Dia membuat sebuah lagu yang mengisahkan dirinya dengan kelima sahabatnya yang tidak terlihat itu.
Dan saat rekaman lagu itu, Teh Risa berharap kelima sahabatnya itu bisa datang kembali.
Mulai awal rekaman lagu itu sampai selesai, kelima sahabatnya tak kunjung datang. Namun, saat Teh Risa menyanyikan lagu berbahasa Sunda yang sering dinyanyikan salah satu sahabatnya yg tak terlihat dulu; Peter, William, Hans, Hendrick, Janshen pun hadir mengelilinginya dan ikut bernyanyi bersamanya.
Dan akhirnya sampai saat ini, kelima sahabatnya itu tetap menemaninya kemanapun dia pergi.

Teh Risa sekarang telah menjadi musisi hebat. Setiap dia perform diberbagai acara, kelima sahabatnya selalu menemaninya dan ikut menyanyikan lagu Teh Risa bersama-sama.

Ini bukan cerita fiktif, ini cerita jujur dari seorang RISA SARASWATI :)



Oh iya, coba aja lo dengerin lagunya Teh Risa ini yang judulnya "STORY OF PETER", gue jamin bulu kuduk lo bakal merinding!

Buat lo yang mau tahu dan gak sempet beli novel si Teteh ini, lo bisa buka Blognya Teh Risa disini
siapin mental lo kalo ga mau pingsan dan kaget!

Biasanya Teh Risa suka ngeshare cerita-ceritanya di twitter dan blog miliknya.
Twitternya : @risa_saraswati

Semua ini sudah ada yang mengatur. Entah kita sadari atau tidak, entah kita percaya atau tidak, kita tidak hidup sendirian di alam semesta ini.

review buku ke-2 Risa - MADDAH

21 komentar:

  1. knp ga ikutan jadi penulis aja :D post nya kren koq

    BalasHapus
  2. novel pertama yg gua baca, trus ternyata baca novel itu seru juga :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. jelaaasss, baca novel itu bs buat kita berimajinasi :D

      Hapus
  3. aku lagi liat Risa Saraswati Di Bukan 4 mata,, spontan tergelitik buat cari tahu tentang si mba cakep satu ini, dan google mengantar saya ke sini,,, btw.. nice post :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. td malam aku jg nonton loh, hihihi, btw thx jg yaa udh mampir disini :)

      Hapus
  4. wah tulisannya bagus, jujur saya tertarik dengan bukunya sayangnya belum punya. ada referensikah untuk bukunya teh Risa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. teh risa baru nulis 2 buku. yang pertama DANUR, yang kedua judulnya MADDAH. Tapi buku yg kedua dijual online. untuk buku pertama, coba cari di tolo buku, semoga masih ada :)

      Hapus
  5. Saya tahu Risa, wajar sih ada orang indigo kayak gitu. Tapi berusaha lah manusia yang lebih utuh dengan mencoba tidak takut dengan hal-hal demikian, gantungkan pada Allah. :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. berkat buku teh Risa ini saya jadi ga takut lagi :)

      Hapus
  6. jadi ikut penasaran sama novelnya.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. novelnya keren, kisah nyata sih, pokoknya seru! ga tau kenapa pas baca rasanya jadi lebih deket sama dunia yg diceritain teh Risa :D

      Hapus
  7. Gue baca pertama kali, sakral banget covernya gitu :| haha tapi asli bagus banget ceritanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahah, iya sih, gue aja yang awalnya takut jadi ketagihan bacanya ._.

      Hapus
  8. Kayaknya menarik ini novel,, pengen beli,, di kudus ada gak yah.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. silahkan cari di toko buku yg ada disana, barangkali masih ada bukunya, hehe

      Hapus
  9. pengen dong beli bukunya..kayak nya asik tuh,

    BalasHapus
  10. Ga kelima lima'y sahabat teh risa meninggal karna tentara jepang (nippon). Tetapi 2 sahabat lain'y yaitu hans karna terpleset yg membuat kepala'y pecah n hendrik karna sakit keras yg d'derita'y..(walau mereka berdua meninggal'y tidak seme-ngenas'y dg peter,william n janshen, tapi kisah mereka lebih mengharukan. Itu sih menurut saya^-^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sssttt jangan dibocorin.. ini agar supaya makin banyak yg berminat membeli dan membaca buku.. :)

      Hapus

Abis blogwalking? Jangan lupa ninggalin jejak disini. Mari berbagi opini dan ilmu di comment box.
Semoga bermanfaat bagi yang membaca~ Salam kenal yaa :D